Foyer Romantis Gaya Pedesaan Eropa Untuk Rumah Minimalis

Berada di foyer ini langsung membawa imajinasi kita ke rumah-rumah bergaya pedesaan Eropa, yang mungkin pernah kita lihat di film atau buku. Dominasi warna krem, bunga-bunga mempercantik ruangan, dan bingkai kayu di ruangan ini mewujudkan imajinasi tadi pada rumah minimalis anda.

Di foto ini, foyer hanya diisi dua buah single chair . Selebihnya ruangan ini dihiasi bunga-bunga dalam pot didalam rumah dengan model rumah minimalis. Anda bisa memilih ingin menempatkan bunga hidup atau bunga plastik. Supaya kesan soft dan romantisnya tidak hilang, pilih warna bunga yang juga lembut. Putih, cokelat, atau merah muda yang lembut, bisa jadi pilihan.

Punya koleksi piring-piring keramik? Piring tak harus terus menghuni dapur. Menggantungnya di dinding sebagai hiasan merupakan salah satu ide menarik, yang bisa mendukung penampilan ala pedesaan Eropa, yang ingin kita wujudkan di foyer ini. Hasilnya, bisa lihat sendiri pada hasil Rumah Minimalis

Tak ketinggalan bingkai kayu bergambar lukisan sulam bergambar pemandangan pedesaan Eropa. Lengkaplah sudah foyer ala pedesaan kita dengan desain fasad rumah akan mempercantik tempat tinggal.

Beberapa hal yang perlu jadi pegangan saat ingin menata ruangan untuk rumah minimalis dengan gaya ini. Pilih warna-warna netral yang lembut, atau bisa juga memilih warna kayu. Kemudian masukkan unsur-unsur alami ke dalam rumah, seperti bunga, material kayu, dan sebagainya. Hiasan-hiasan berkesan feminin seperti piring keramik, hiasan-hiasan keramik bermotif floral juga efektif membentuk suasana pedesaan Eropa.

Selain itu bisa jugadi tambahkan ruang service menarik, seribu jalan menuju hidup penuh makna. Mungkin itulah ungkapan yang bisa diungkapkan dari desain ruang servis di apartemen Braga milik Yahya Othman ini. Di unit apartemen in, terdapat olahan kabinet –jika boleh disebut sebagai ruang servis-- yang unik dan kreatif. Ruang tersebut terletak di area dapur yang berdekatan dengan ruang keluarga dan juga dengan desain fasad rumah minimalis dengan bahan semen instan.

‘Ruang servis’ ini memanfaatkan ”lubang” berukuran 60cm (lebar), 200cm (tinggi), dan 60cm (kedalaman), yang ada di antara dinding dan kulkas di area dapur. Di ”lubang” ini ditempatkan sebuah kabinet berbahan multipleks 12mm. Kabinet tersebut berisi satu ambalan untuk tempat penyimpanan dan bagian bawah kabinet ada ruangan untuk menempatkan mesin cuci. Pintu kabinet dilengkapi dengan meja setrika yang bisa dilipat ketika tidak digunakan dan untuk menghindari masuknya tikus dirumah, oleh karna itu juga perlu dibaca cara membasmi tikus dirumah.


Benar-benar ide cemerlang bukan dalam hal mendesain rumah minimalis. Cukup dengan memanfaatkan salah satu bagian kabinet yang berada di dapur, Yohan Tirtawijaya dari Genesis+ berhasil menciptakan ”ruang servis” yang cukup untuk mewadahi aktivitas merawat pakaian. Meja lipat dan lemari built-in ini menjadi contoh betapa aktivitas bisa diwadahi dengan efisien, bila kita fokus dengan perencanaan dan desain yang baik.


Bagikan ya: Facebook Twitter Google+

Foyer Romantis Gaya Pedesaan Eropa Untuk Rumah Minimalis

Posted by Soultanggg, Published at 21.25.

Comments Facebook :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar